TRADISI ZIKIR BERDIRI DALAM RITUAL DO’A MINTA HUJAN PADA MASYARAKAT PANIPAHAN (Studi Living Qur’an di Kelurahan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir)

Rp85.000

Only 3 item(s) left in stock.
+
  •  Tanya Kami

    TRADISI ZIKIR BERDIRI DALAM RITUAL DO’A MINTA HUJAN PADA MASYARAKAT PANIPAHAN (Studi Living Qur’an di Kelurahan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir)

    Rp85.000

    Tanya Kami

      ... Orang melihat ini sekarang

      Share
    Keamanan Transaksi TerjaminTrust

    Judul : TRADISI ZIKIR BERDIRI DALAM RITUAL DO’A MINTA HUJAN PADA MASYARAKAT PANIPAHAN (Studi Living Qur’an di Kelurahan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir)

    Penulis : M. Haris Yus, S.Sos, M.Ag

    Sinopsis Buku :

    Living Qur’an merupakan salah satu teks yang hidup dalam masyarakat. Living Qur’an ingin mengungkapkan suatu fenomena yang bersinggungan dengan Al-Qur’an dalam masyarakat. Living Qur’an hadir dari sebuah fenomena Al-Qur’an in everday life, yaitu dari sebuah makna dan fungsi Al-Qur’an yang nyata dipahami oleh setiap muslim itu sendiri.

    Terjadi berdebatan dikalangan sarjana muslim tentang kajian living Qur’an, yaitu kelompok yang mendukung, dan kelompok yang mengkritisi kajian living Qur’an. Kelompok yang mendukung living Qur’an yaitu Jalaluddin As-Suyuthi dan Badruddin Az-Zarkasyi. Sedangkan kelompok yang mengkritisi living Qur’an, yaitu Fazlur Rahman, Nasr Hamid Abu Zaid, dan Farid Esack. Selain itu, salah satu tokoh Indonesia yang juga mengkritisi Al-Qur’an yaitu Mun’im Sirry.

    Buku ini berusaha menjelaskan sebuah tradisi yang ada di sebuah desa di provinsi Riau yang mana tradisi ini dinamakan dengan zikir berdiri, dimana tradisi ini menjadi ritual do’a minta hujan oleh masyarakat. Penulis berusaha mengkaji tradisi ini dengan pendekatan living Qur’an.

    Kelebihan buku ini adalah penjelasan yang detail tentanf tradisi zikir berdiri dengan harapan bagi pembaca dapat mengetahui dan memberikan pandangan serta wawasan baru tentang do’a atau zikir khususnya masalah perdebatan yang tak kunjung usai berkaitan dengan zikir berdiri.

    Based on 0 reviews

    0.00 Overall
    0%
    0%
    0%
    0%
    0%
    Be the first to review “TRADISI ZIKIR BERDIRI DALAM RITUAL DO’A MINTA HUJAN PADA MASYARAKAT PANIPAHAN (Studi Living Qur’an di Kelurahan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir)”

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Reviews

    There are no reviews yet.

    Close Keranjangku
    Close Daftar Keinginan
    Recently Viewed Close
    Close

    Close
    Navigation
    Kategori