Nuansa Antroposentris Dalam Maqasid Al-Quran Al-Karim Perspektif Sejarah Intelektual
Rp80.000
Judul: Nuansa Antroposentris Dalam Maqasid Al-Quran Al-Karim Perspektif Sejarah Intelektual
Penulis: Dewi Malihatil Himayah
Sinopsis:
Buku ini mengeksplorasi nuansa antroposentris dalam maqasid al-Qur’an al-Karim yakni bagaimana tujuan-tujuan utama Al-Qur’an secara mendasar berpusat pada kemaslahatan dan keberdayaan manusia. Dengan memadukan pendekatan tafsir dan studi sejarah intelektual Islam, buku ini menyoroti bagaimana para ulama dari masa ke masa menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan orientasi yang bertumpu pada nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan tanggung jawab sosial.
Dari gagasan awal para pemikir klasik seperti al-Ghazali dan al-Shatibi hingga refleksi kontemporer, buku ini menggambarkan dinamika pemikiran maqasid yang berkembang seiring kebutuhan dan konteks zaman. Penulis menelusuri bagaimana konsep-konsep seperti hifz al-nafs (perlindungan jiwa), hifz al-‘aql (perlindungan akal), dan hifz al-‘irdh (perlindungan martabat) mencerminkan sentralitas manusia dalam pesan ilahi.
Dengan perspektif sejarah intelektual, pembaca diajak memahami bahwa Al-Qur’an tidak hanya berbicara tentang perintah dan larangan, tetapi juga tentang visi peradaban yang menempatkan manusia sebagai subjek aktif dalam mewujudkan kebaikan. Buku ini menjadi kontribusi penting dalam wacana kontemporer tentang hubungan antara teks suci, nilai-nilai universal, dan misi kemanusiaan Islam.

















Reviews
There are no reviews yet.